Posts

Showing posts with the label PSSI

Bursa Ketum PSSI

Image
Tiga pasangan calon Ketua Umum PSSI sudah melakukan deklarasi ke publik, yaitu: 1. Rahim Soekasah dan Doli Sinomba Profesi: Rahim Soekasah (pengusaha, mantan orang PSSI), Doli (pengusaha, mantan pengurus PSMS) Visi Misi: -Meningkatkan kualitas Timnas Indonesia secara bertahap -Pembinaan Usia Muda dan dikonsolidasikan dengan sistim kompetisi -Memperbaiki organisasi PSSI -Mengatasi permasalahan mafia bola -Membuat sepak bola Indonesia bersih -Meningkatkan kerjasama dengan sponsor dan pemerintah -Meningkatkan hubungan Internasional dengan federasi dan konfederasi sepak bola luar negri 2. Arif Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi Profesi: Arif Putra (pengusaha, CEO Nine Sport) Doni (pengusaha, CEO BPL) Visi Misi: -Revolusi total PSSI -Memperbaiki lisensi klub sesuai standart FIFA -Manajemen fans -Menerapkan VAR dan teknologi lain di Liga Indonesia -Pembangunan infrastruktur sepak bola di Indonesia -Membangun kompetisi jujur dan sehat sejak usia dini -Transparasi keuan...

Piala Dunia U-20 2021 Di Surabaya

Image
Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya milik Pemkot Surabaya disiapkan PSSI sebagai salah satu venue Piala Dunia Sepak Bola U-20 2021. Seperti diketahui pemerintah Indonesia dalam hal ini PSSI akan ikut bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada 2021 mendatang. PSSI sudah memutuskan 10 stadion termasuk GBT akan menjadi venues. "Untuk Surabaya dan Palembang adalah permintaan Presiden Jokowi, karena itu kami hari ini membawa mandat dari PSSI pusat menghadap Bu Risma untuk minta persetujuan sebagai host city. Dan Alhamdulillah Bu Risma langsung menyetujuinya,"jelas sketariat PSSI Jatim, Amir Burhanuddin, usai bertemu dengan walikota, Tri Rismaharini. Selain Surabaya, juga ada Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Patriot Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Stadion Mandala Krida, Pakan Sari, Manahan Solo, Jakabaring Palembang, Stadion I Wayan Gipta, Si Jalak Harupat Bandung. Menanggapi keinginan dari Presiden Jokowi ini, Bu Risma menyambut dengan ant...

Diusir Dari Stadion Ratu Tisha Tinggalkan Tribun VIP

Image
Makasar- Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, diusir oleh ratusan penonton VIP saat tiba di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makasar. Tisha bahkan disoraki sebagai mafia menjelang laga final leg kedua Piala Indonesia antara PSM Makasar vs Persija Jakarta. Tisha menjadi tamu VIP pada leg kedua final Piala Indonesia 2018/2019 yang berlangsung di Stadion Mattoangin, Makasar, pada Selasa (6/8/2019). Persija dalam keadaan unggul agregat 1-0 menjelang laga itu. Belum lama tiba di tribun VIP utama, Tisha justru mendapatkan sambutan negatif dari fans yang sudah lebih dulu memenuhi tribune di sekitarnya. "Selamat datang mafia, mafia, mafia, mafia huuu," sorak ribuan penonton di stadion Matoanggin, Makasar, selasa (6/8/2019). Mendapatkan teriakan itu, sekjen PSSI itu kemudian meninggalkan kursi VIP Utama yang telah disediakan panitia pelaksana. Ratu Tisha nampak dikawal sejumlah polisi berpakaian preman. Leg kedua final ini memang menjadi kontroversi. Sebab PSSI menunda laga yang s...

PSSI Akan Stop Program Naturalisasi

Image
PSSI rupanya tidak menjalankan lagi program naturalisasi seperti yang telah mereka lakukan beberapa tahun lalu. Lantas, bagaimana dengan nasib gelandang PSM Makasar, Marc Klok? Rupanya, pemain 26 tahun tersebut tetap memiliki peluang besar untuk berganti status menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Hanya saja, PSSI tidak dapat mempercepat prosesnya seperti yang mereka lakukan beberapa tahun lalu. "PSSI sudah tidak lagi menjalankan program naturalisasi, dulu pernah ada di mana PSSI aktif mencari pemain dan mengurus segala macam administrasinya," ungkap Direktur Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widakdo kepada awak media olahraga Makasar, Rabu (23/7). "Sekarang PSSI tidak menjalankan program naturalisasi tapi tetap membantu kalau ada pemain yang mau pindah kewarganegaraan demikian juga ketika akan tampil di timnas," sambungnya. Disisi lain, dengan masih terbukanya peluang pemain asing untuk menjadi WNI, Gatot berharap kepada pemain lokal untuk te...

PSSI Mematangkan Penggunaan Teknologi VAR

Image
PSSI terus mematangkan persiapan penggunaan teknologi VAR di kompetisi sepak bola Indonesia. Kali ini, PSSI belajar dari Thailand, yang memang sudah menggunakan teknologi tersebut di kompetisinya. Jakarta: Niat Induk Sepak Bola Indonesia, PSSI untuk mematangkan penggunaan teknologi VAR (Vidio Assistant Referee) kian bulat. Baru-baru ini mereka mengunjungi negeri Gajah Putih, Thailand, untuk mempelajari teknologi tersebut. "Untuk mewujudkan implementasi VAR di Liga 1. Observasi di Thailand akan banyak membantu kami dalam hal persiapan baik secara prosedur, teknis, perlengkapan dan regulasinya," kata Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha Destria dilansir halaman resmi. Selama kunjungan, PSSI di bantu federasi sepak bola Thailand (FAT) dan Liga Utama Thailand (Thai League). FAT membantu menyiapkan prosedur pengajuan penerapan VAR ke badan asosiasi sepak bola internasional (IFAB) dan FIFA. Sementara, Thai League memberikan pencerahan terkait peralatan dan teknologinya. Oleh k...

Mantan Ketua PSSI Divonis 1 Tahun Penjara

Image
Mantan ketua umum PSSI Joko Driyono divonis 1 tahun 6 bulan penjara terkait kasus perusakan garis polisi dan pengambilan barang bukti. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kartim Haeruddin, membacakan vonis tersebut pada Selasa (23/7/19) siang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. "Ketua Majelis telah mendengar pembacaan dakwaan JPU 24 April dan telah mendengar saksi dan terdakwa di persidangan. Memperhatikan surat dan barang bukti di persidangan. Menimbang, tuntutan JPU tersebut, terdakwa dan penasihat hukum telah membuat pleidoi yang pokoknya memohon terdakwa dibebaskan seluruh dakwaan. " " Menjatuhkan hukuman dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan. Terdakwa tetap ditahan di rumah tahanan negara. Membebankan terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 5000, " demikian pernyataan hakim ketua. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mengajukan tuntutan 2 tahun 6 bulan penjara kepada terdakwa yang akrab di sapa...

Empat Suporter Raja Denda Di Indonesia

Image
Suporter klub Indonesia masih banyak yang melakukan pelanggaran regulasi dengan menyalakan flare, petasan, smoke bomb, melempar botol ke lapangan maupun rusuh di stadion. Berikut empat suporter yang paling banyak melakukan pelanggaran yang berakibat denda bagi klubnya di Liga 1. 1. Suporter Persebaya. Sudah 3X suporter Persebaya mendapatkan denda dengan total 400 juta. Bonek paling sering melakukan flare dan smoke bomb. 2. Suporter Arema. Aremania sudah 3X mendapatkan sangsi denda dengan total 275 juta akibat pelanggaran penyalaan flare, petasan dan juga terlibat kerusuhan. 3. Suporter Bali United. Suporter Bali United sudah 2X mendapatkan denda namun nilainya cukup besar yaitu 230 juta akibat dari penyalaan flare dan pelemparan botol. 4. Suporter Persib. Bobotoh juga sudah 3X melakukan pelanggaran dengan denda sebesar 225 juta akibat pelanggaran dari pelemparan botol dan penyalaan flare. 

Zorro dan Jojo Bagikan 1000 Boneka

Image
Maskot Persebaya kembali melakukan gebrakan di tengah away days di Sleman, Sabtu 13 Juli 2019. Jojo dan Zorro bersama Falcao, maskot PSS Sleman serta Woffi, maskot PSIM Jogyakarta dan Cavallo maskot Persiba Bantul melakukan aksi bagi-bagi boneka. Boneka yang dikumpulkan pada laga vs PS Tira kemarin kembali dibagikan pada hari ini di RSUD Sardjito. Sekretaris tim Persebaya, Ram Surahman mengungkapkan bahwa dari kegiatan ini menunjukkan bahwa ada sisi humanis dari suporter Indonesia. Selama ini suporter Indonesia dikenal sering tawuran dan tidak bisa akur satu dengan yang lain. "Dengan kegiatan ini setidaknya kita bisa menunjukkan bahwa sesama suporter bisa saling bersinergi untuk kegiatan positif," lanjut pak Ram dalam kata sambutannya. Sementara Aryo, koordinator maskot Jojo-Zorro mengungkapkan bahwa Jojo-Zorro sengaja mengkoordinir para maskot suporter tim di DIY." Kita ingin menunjukkan bahwa setidaknya masih ada sisi humanis dari para suporter di Indonesia,...

Persebaya Dan Bali United Masuk Klub Asia 10 Besar Dengan Jumlah Penonton Youtube Terbanyak

Image
Dua klub Liga 1 Indonesia, Persebaya Surabaya dan Bali United mampu menembus peringkat 10 besar penonton youtube terbanyak selama periode juni kemarin. Dalam daftar yang dirilis oleh Deportes dan Finanzas, terdapat tiga klub kriket asal India dan selebihnya didominasi oleh tim-tim sepak bola asal Asia Tenggara atau ASEAN. Persebaya sendiri menduduki posisi ke lima dengan jumlah penonton 1,67 juta sepanjang bulan lalu, sementara Bali United di urutan ke sepuluh dengan 852.000 penonton. Peringkat Persebaya hanya kalah dari klub raksasa Arab Saudi, Al Hilal yang berada di posisi ke empat dengan 1,61 juta penonton. Sedangkan Bali United hanya kalah tipis dari klub ternama J. League Jepang, Yokohama F. Marinos yang menempati urutan kesembilan dengan 954.000 penonton. Posisi ke dua besar secara berurutan di dominasi oleh wakil Vietnam, Hoang Anh Gia Lai 9. 01 juta penonton dan Hanoi FC 6.04 juta penonton. Dibawah mereka ada kampium Thailand, Buriram United 5.52 juta penonton

PSSI Aceh Menolak Sepak Bola Wanita Di Aceh

Image
Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, Aceh Nazir Adam, terkejut mendengar kabar adanya kompetisi sepak bola wanita di Lhokseumawe, Aceh. Nazir menyatakan, Asprov PSSI Aceh tidak  pernah menerima laporan atau surat pemberitahuan dari panitia kompetisi sepak bola wanita itu. Nazir baru mengetahui setelah adanya pemberitaan media. "Kami tidak mengetahui dari mana muncul klub dan siapa yang mengadakan kompetisi itu. Tidak ada laporan pemberitahuan ke PSSI, tidak ada yang menghubungi saya. Terkejut juga ada di Lhokseumawe kok bisa terjadi," kata Nazir. Menurut Nazir, adanya aksi penolakan di tengah masyarakat tentang sepak bola wanita dinilai wajar dan sah-sah saja. Sebab dalam catatan sejarah sepak bola Tanah Rencong, belum pernah ada tim atau kompetisi sepak bola untuk wanita. Terlebih, kata dia, di Aceh tidak ada pembinaan khusus sepak bola wanita karena tidak sesuai dengan kearifan lokal di tengah masyarakat. "Sah-sah saja kalau ada yang nolak, justru saya t...

PSIS Layangkan Protes Kepemimpinan Wasit

Image
PSIS Semarang melayangkan surat protes terkait kepemimpinan wasit pada laga melawan Barito Putra di Stadion Moch Suebroto, minggu (30/6/19) WIB. Pengajuan protes yang dilayangkan oleh managemen dengan kronologi: Pelanggaran keras yang dilakukan oleh pemain Barito Putra kepada Komarudin di kotak pinalti pada menit 90+2. Wasit tengah sudah menunjuk titik putih, tetapi asisten wasit 1 menganggap pelanggaran tersebut tidak terjadi di dalam kotak pinalti. Sementara jarak pandang lebih dekat dengan asisten wasit 1. Tentu, dengan keputusan asisten wasit 1 tersebut sangat merugikan PSIS. Protes di ajukan kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi asal Jawa Barat dan asisten wasit 1, Beni Andriko asal Sumatra Barat. PSIS Semarang meminta supaya komite wasit menindak lanjuti dan mengistirahatkan kedua petugas tersebut karena telah memalukan PSSI dan membuat kontroversi yang semakin memperburuk citra PSSI di mata publik. Serta, meminta komite wasit untuk bertindak menegakkan pe...

PSSI Ajukan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 2021

Image
Federasi Sepak Bola Indonesia, PSSI resmi mengajukan diri menjadi tuan rumah ajang bergengsi Piala Dunia U-20 2021. Indonesia akan bersaing dengan tujuh negara lainnya yakni Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Brasil,Myanmar, Thailand dan Peru.  Ada beberapa tahapan proses yang harus di lewati Indonesia agar bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Salah satunya dengan memasukkan semua dokumen yang dibutuhkan dalam proses bidding yang akan dilakukan hingga tanggal 30 Agustus 2019. Direktur media PSSI, Gatot Widakdo mengatakan Indonesia sudah banyak pengalaman menjadi tuan rumah event bergengsi berskala internasional. Hal ini menjadi pertimbangan PSSI berani mengajukan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2021. "Kami sudah sukses mengelar Asian Games, lalu Piala AFC U-19, kami juga sukses menggelar Piala AFC U-16 di Sidoarjo, jadi alasan pengalaman kami mencoba mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20," ujar Gatot saat dihubungi awa...

Darurat PSSI Tidak Punya Ketum

Image
PSSI sedang darurat, mereka sedang tidak mempunyai ketum, juga tak memiliki uang. PSSI ditinggalkan ketua umum Edy Rahmayadi pada 20 Januari 2019. Edy memutuskan untuk berfokus sebagai gubernur Sumatra Utara setelah muncul desakan untuk memilih satu jabatan oleh masyarakat. Setelah Edy mundur, Joko Driyono menggantikannya. Dia wakil ketua umum tertua waktu itu. Dalam prosesnya, Joko menjadi terssngka kasus perusakan barang bukti dugaan pengaturan skor yang tengah ditangani Satgas Anti Mafia Bola. Saat ini mereka tengah mengusut kasus tersebut di Liga 2 dan Liga 3. Jokdri, sapaan karib Joko Driyono kemudian ditahan Satgas Anti Mafia Bola pada 25 maret hingga 20 hari setelahnya. Sejak itu, kepemimpinan di PSSI simpang siur. Anggota komite eksekutif PSSI, Gusti Randa, sempak mengklaim sebagai plt ketua umum setelah mendapat surat tugas dari Jokdri,namun kemudian meralatnya sehari kemudian. Sebagian anggota exco memastikan jika PSSI dipimpin oleh wakil lainnya, Iwan Budianto, namun exco...

Pada ditahan

Image
Jokdri ketum pssi, akhirnya resmi ditahan polisi di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda metro jaya senin 25/3/19 Pelaksana tugas ketum PSSI itu ditahan selama 20hari sejak 25 maret hingga 13 april. Penahanan terhadap jokdri lantaran satgas antimafia bola sudah mendapat bukti kuat dalam kasus perusakan, penghilangan, dan penghancuran barang bukti serta pengrusakan garis polisi. Menurut ketua satgas Brigjen Pol, Hendr Pandowo saat polisi mencari dokumen untuk melengkapi berkas dari Dwi Irianto dokumen itu telah dirusak. Nah aktor intelektualnya saudara JD.