Posts

Showing posts with the label Mafia Bola

Presiden Madura: Persebaya Seharusnya Dapat Pinalti

Image
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, angkat bicara soal kontroversi wasit yang terjadi dalam laga timnya saat melawan Persebaya Surabaya. Ya, Madura United, pada kamis (27/6) kemarn, bertemu dengan Persebaya Surabaya di laga leg kedua semifinal kratingdaeng Piala Indonesia. Laga Madura vs Persebaya tersebut berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Bertindak sebagai tuan rumah, Madura United sukses mengandaskan permainan Persebaya Surabaya dengan skor 2-1. Berkat kemenangan ini, Madura United berhak melangkah ke partai semifinal lantaran unggul agregat gol 3-2. Namun, bila ditelaah lebih jauh, laga Madura United sejatinya dihiasi kontroversi oleh keputusan wasit. Sang pengadil lapangan tak menunjuk titik putih untuk Persebaya Surabaya, ketika ada dua kali pelanggaran yang terjadi di area kotak pinalti Madura United. Melihat situasi yang ada, presiden Madura United, Achsanul Qosasi coba memberikan pendapatnya. Ia melancarkan sudut pandangnya lewat media sosial twitter. ...

Persebaya Layangkan Protes Kepada Wasit

Image
Wasit Dodi Setia Purnama dinilai kurang baik saat memimpin laga babak perempat final Piala Indonesia 2019 saat Madura United vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, kamis (27/6). Hal itu dinilai merugikan Persebaya Surabaya yang pada akhirnya gagal melenggang ke babak semifinal Piala Indonesia 2019. Manajer Persebaya  Surabaya, Candra Wahyudi mengatakan akan segera mengirimkan surat protes kepada PT LIB. Candra Wahyudi mengungkapkan, surat protes tersebut berisi ketidakpuasan Persebaya Surabaya atas kinerja wasit Dodi Setia Purnama asal Indramayu. "Secepatnya, karena saya sebenarnya setiap pertandingan itu selalu berpikiran positif kepada wasit," ungkap Candra Wahyudi. "Tapi untuk hari ini, mohon maaf, saya harus berpikiran buruk," sambungnya. Candra Wahyudi menyebut, akan menyertakan bukti-bukti keputusan wasit Dodi Setia Purnama yang dianggap kontroversial dalam surat tersebut. "Pasti diikuti dengan beberapa bukti," tutur...

Darurat PSSI Tidak Punya Ketum

Image
PSSI sedang darurat, mereka sedang tidak mempunyai ketum, juga tak memiliki uang. PSSI ditinggalkan ketua umum Edy Rahmayadi pada 20 Januari 2019. Edy memutuskan untuk berfokus sebagai gubernur Sumatra Utara setelah muncul desakan untuk memilih satu jabatan oleh masyarakat. Setelah Edy mundur, Joko Driyono menggantikannya. Dia wakil ketua umum tertua waktu itu. Dalam prosesnya, Joko menjadi terssngka kasus perusakan barang bukti dugaan pengaturan skor yang tengah ditangani Satgas Anti Mafia Bola. Saat ini mereka tengah mengusut kasus tersebut di Liga 2 dan Liga 3. Jokdri, sapaan karib Joko Driyono kemudian ditahan Satgas Anti Mafia Bola pada 25 maret hingga 20 hari setelahnya. Sejak itu, kepemimpinan di PSSI simpang siur. Anggota komite eksekutif PSSI, Gusti Randa, sempak mengklaim sebagai plt ketua umum setelah mendapat surat tugas dari Jokdri,namun kemudian meralatnya sehari kemudian. Sebagian anggota exco memastikan jika PSSI dipimpin oleh wakil lainnya, Iwan Budianto, namun exco...