Posts

Showing posts with the label BONEK

Asisten Pelatih Berharap Supriadi Tidak Dihujat

Image
Penyerang sayap Persebaya Surabaya, Mochamad Supriadi tampil kurang meyakinkan saat menghadapi Bali United. Dia tidak bisa berbuat banyak menempati sektor sayap kanan dalam laga pekan ke-20 Shopee Liga 1 2019, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (24/9/19). Serangan sisi kanan Persebaya mati dan tidak ada kontribusi dan peran penting darinya dalam pertandingan ini. Supriadi, yang tampil sebagai starter, kemudian ditarik keluar pada menit ke-68 diganti dengan Fandi Eko Utomo. Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro paham bahwa akan muncul komentar negatif terkait pemampilan Supriadi. "Saya mohon jangan hujat Supriadi," kata Bejo setelah pertandingan. Supriadi sebenarnya menorehkan catatan baru di Shopee Liga 1 2019. Dengan menjalani starter, winger berusia 17 tahun itu termasuk pemain termuda yang pernah diturunkan di starting eleven sebuah tim di pertandingan Liga 1 2019. Sebelumnya pemain bernomor punggung 11 di Persebaya itu sudah menjalani debut saat timny...

Dari Magelang Untuk Persebaya

Image
Badannya kecil, kira-kira 150 cm tingginya, ia menahan haus dan lapar setelah menempuh perjalanan 8 jam estafet bus, Wahyu Nurhidayat tiba di stasiun Bungurasih jam 01.30 dini hari. Wahyu seorang Bonek yang asli dari Magelang. Tinggal di Desa Candi Wringinanom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Wahyu berusia 12 tahun duduk di kelas 6 SD MI Ma'arif Bumiharjo. Berangkat dari Magelang membawa uang sebesar Rp. 120.000. Wahyu memiliki kecintaan pada Persebaya begitu besar. Ia kehabisan uang sangunya, ia berencana menjual hp miliknya. Wahyu menawarkan hp kepada driver ojol, hp keluaran lama itu ditawar 90 ribu, kemudia seorang driver ojol juga anggota @boneksektorlor.27 menghubungi koordinator mereka. Dan, Wahyu telah ditampung ssmentara oleh komunitas di Bilangan Kenjeran Surabaya itu. Tujuan Wahyu ingin mengenal Capo Ipul. Saking ingin melihat dan bergabung di greennord.27 ia membawa bekal jersy di tas kecilnya. Wahyu juga sangat mengidolakan winger Persebaya Osvaldo Haay ia...

Bonek Bersalah, kata CEO PSIS

Image
Yoyok Sukawi menuturkan pihaknya akan melayangkan surat protes ke PSSI terkait perilaku Bonek yang tetap datang ke Stadion Moch. Soebroto. CEO PSIS Semarang, menyesalkan masuknya Bonek mania, sebutan suporter Persebaya Surabaya ke dalam stadion Moch. Soebroto, Magelang, sesat sebelum kick off pertandingan PSIS kontra Persebaya, Jumat (20/9/19) petang. Pendukung militan Persebaya ini merusak pintu stadion bagian timur untuk merengsek masuk kedalam stadion. "Kesepakatan awal kan sudah jelas, tertuan dalam surat resmi jika pertandingan PSIS dan Persebaya tanpa penonton. Bonek melanggar kesepakatan itu dan menjebol pintu sehingga membuat situasi panas tak terkendali", kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi, setelah pertandingan. "Jika melanggar semestinya laga tersebut tidak layak digelar.PSIS tidak salah, sesuai dengan SOP, tadi murni kesalahan dari Bonek yang memaksa masuk, menjebol pintu. Aparat keamanan kewalahan saat Bonek merensek masuk ke dalam stadion," teg...

Supriadi Adalah Pemain Masa Depan

Image
Dalam usia belia, Supriadi sudah menorehkan raihan istimewa di level Tim Nasional Indonesia U-18. Usianya yang baru 17 tahun membuatnya menjadi harapan cerah sebagai winger dan attacking midfielder buat official Persebaya. Supriadi memiliki kelebihan dalam hal kecepatan, dribling, crossing, dan determinasi yang tinggi. Karakternya sebagai asli arek Suroboyo , menunjukkan keberanian dan pantang menyerah saat bermain. Tentu saja frase "ngosek dan ngeyel" nya begitu melekat dalam karakter permainan arek Rungkut ini. Walau belum pernah bermain di tim senior Persebaya, mau tidak mau, Supriadi memang dipersiapkan untuk masa depan. Skill dan pengalamannya akan semakin terasah jika nantinya Alfred Riedl memberinya kesempatan memperebutkan posisi winger dan bersaing dengan seniornya semacam Irfan Jaya, Osvaldo Haay dan Oktavianus Fernando di tim senior. Alfred Riedl sendiri terkenal mempunyai track record bagus dalam menangani pemain muda. Maka Supriyadi layak diperhitungkan dan ha...

Kitorang Sedulur

Image
Laga Persebaya kontra Persija menjadi ajang Bonek untuk berkreatifitas. Seluruh tribun menampilkan koreo raksasa masing-masing. Koreo Tribun Timur misalnya, mengusung tema persatuan dengan tulisan raksasa "KITORANG SEDULUR". Pesan itu sangat pas dengan insiden yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. Yang memantik memanasnya kondisi di Papua. Pesan persaudaraan itu diapresiasi tim Persebaya. "Saya berterima kasih kepada teman-teman Bonek atas pesan persaudaraan yang tadi ditampilkan melalui koreo," kata kapten Persebaya Ruben Sanadi yang merupakan putra Papua. "Saya sebagai pemain asal Papua, bekerja disini, akan semaksimal mungkin berjuang untuk kesuksesan Persebaya," lanjutnya. Persebaya memang salah satu contoh Bhineka Tunggal Ika. Diskuad Bajol Ijo ada Arek Suroboyo, pemain asal Aceh, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan daerah-daerah lain di Indonesia. Semua bahu membahu untuk kebesaran Persebaya. Klub internal Persebaya pun mencadi cerminan keb...

Bonek Serukan Aksi Damai, Surabaya Papua Bersaudara

Image
Lampung Geh, Bandar Lampung- Suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania serukan aksi damai terhadap insiden yang terjadi pada mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. Bonek mania saat disela pertandingan pada istirahat babak pertama berkeliling lapangan membawa banner sikap damai untuk insiden yang terjadi pada mahasiswa Papua baru-baru ini. Dalam banner yang dibawa oleh suporter Bonek bertuliskan "Surabaya Papua Bersaudara, Lagu Kita Masih Sama Indonesia Raya, Kami Cinta Damai, Stop Provokasi, NKRI Harga Mati". Hal ini disambut baik oleh seluruh suporter yang berada diseluruh tribun baik dari suporter Persebaya maupun suporter Badak Lampung FC. Melalui pertandingan ini Bonek Mania juga menyerukan perdamaian bagi pihak suporter Badak Lampung FC atas sambutannya di bumi Lampung. "Terima Kasih untuk suporter tuan rumah BLFC, kita ucapkan banyak terima kasih untuk sambutannya," ujar Iqbal pengayom Bonek Mania.

Coach Djanur Dipecat Managemen Persebaya

Image
Coach Djadjang Nurdjaman tidak menunggu waktu lama untuk meninggalkan Surabaya. Setelah resmi di pecat Peesebaya dari jabatan pelatih kepala, Sabtu malam (10/8/2019), dia langsung memutuskan pulang ke rumah di Bandung. Pelatih yang akrab di sapa Djanur berada di Bandara Juanda Surabaya, Senin siang (11/8/2019). Dia diantar oleh dua pemain Persebaya, yaitu kiper Imam Arif, dan gelandang Alwi Slamet. "Saya mau ngapain lagi di Surabaya? Tugas saya sudah selesai, karena managemen sudah memutus kontrak saya. Saya juga sudah lama tidak berkumpul dengan keluarga," ungkap coach Djanur. Jadwal pertandingan yang padat, jadi saya jarang pulang. Saya ingin bertemu dengan istri dan anak di Bandung. Urusan penyelesaian kontrak dan lain-lain, nanti bisa saya komunikasikan dengan managemen klub. Dan bisa lewat telefon juga," imbuhnya. Djanur tak banyak membawa barang dalam perjalanannya ini, mesti tak akan kembali ke Surabaya dalam waktu dekat. Dia membawa satu tas ransel dan satu ...

Piala AFF U-18 Lapangan Buruk PSSI Ajukan Protes

Image
PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia telah resmi melayangkan surat protes terkait lapangan yang digunakan pada kejuaraan Piala AFF U-18 2019, di Binh Duong, Vietnam. Dalam surat tersebut, PSSI meyakini bahwa semestinya pihak AFF dan panitia penyelengara Piala AFF U-18 sudah lebih dulu melakukan penilaian terhadap kondisi lapangan tanding. "Setelah tim kami melakukan pengecekan secara teliti soal kondisi lapangan, kami dalam posisi menilai bahwa lapangan tidak sesuai untuk standart Piala AFF U-18, terutama untuk keselamatan pemain," tulis PSSI dalam surat mereka. "Lebar dari lapangan tidak ideal, dan garis tepi lapangan terlalu dekat dengan pagar area. Kami harap AFF dan panpel melakukan pengecekan ulang lebih detail dan memindahlan babak awal Grop A yang mana dilaksanakan di Lapangan Binh Duong ke lapangan yang lebih mendekati standart, termasuk standart keselamatan pemain." Surat tersebut ditandatangngani langsung oleh Ratu Tisha Destria selaku sekretaris...

Kriteria Komando Tribun

Image
Kriteria komando tribun itu adalah - Gede dukur tur gagah - Sangar - Berwibawa - Bijaksana - Kreatif - Inovatif - Loyalitas dukung klub - Sehat lahir batin Capo Hamim dan Capo Okto (komando tribun skor G10N) Capo Rudy Jamrud (komando tribun ska G10N) Capo Tessy (tribun kidul GBT) Capo Djoner (GHATE 21 JONER) Capo Ipul (green nord) Mereka adalah komander tribun yang sangat disegani dari kalangan suporter Surabaya maupaun di luar Surabaya. Bahkan capo-capo Bonek tersebut juga dikenal oleh seluruh Indonesia. Capo Hamim dan Okto misalnya, sejak era Indonesia Super League kedua orang ini selalu hadir dimanapun Persebaya berada. Mereka rela meninggalkan semua demi mengawal Bajol Ijo berlaga. Capo-capo Persebaya yang terlihat sangar tapi sopan tersebut tidak pernah sedikitpun kehilangan kreatifitas dan inovasi. Selalu ada saja ide-ide baru muncul saat mendukung Persebaya Surabaya dari lagu, koreo dan lain-lain. Salah satu contoh kreatifitas Bonek ketika seluruh capo sepakat ...

Jacksen Terharu Diajak Nyanyi Di GBT

Image
Momen menarik terjadi setelah pertandingan Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura. Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago, diajak menyanyikan Song for Pride, anthem sakral milik Persebaya Surabaya. Hal tersebut menjadi simbol rasa terima kasih dan persaudaraan antara Bonek dan pelatih asal Brazil tersebut. Jacksen bukanlah orang baru bagi Bajol Ijo. Jacksen layak disebut legenda. Semasa menjadi pemain, ia pernah membela Persebaya pada musim 1996-1998 dan kembali lagi pada musim 1999-2000. Bahkan pada musim 1996-1997 ia sukses mengantarkan Persebaya pada puncak kejayaan dengan menjuarai kasta tertinggi sepak bola Indonesia saat itu, Liga Kansas. Pada tahun yang sama, ia juga sukses menyabet gelar individu sebagai top score. Tak hanya sebagai pemain, Jacksen juga sukses menyembahkan trofi bagi Persebaya sebagai pelatih. Dia membawa Persebaya menjuarai Divisi satu Liga Indonesia tahun 2003 dan juga divisi primer pada tahun 2004 silam. Dengan semua cerita diatas tak pelak pelatih usia 51...

Komentar David da Silva Soal Boikot Suporter Bonek

Image
Bomber asing Persebaya Surabaya, David da Silva mengomentari aksi boikot yang dilakukan suporter Persebaya Surabaya, Green Nord. David menganggap wajar apa yang dilakukan pendukung dari tribun utara tersebut. Seperti diketahui, Green Nord mengosongkan tribun pada laga Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura, Jumat (2/8/219) malam. Hanya belasan poster yang terpasang di pagar tribun. Menurut David, aksi mengosongkan tribun adalah bentuk kemarahan suporter terhadap performa tim. Sehingga kata dia lumrah jika mereka meluapkan kekecewaannya. "Suporter kan biasa memang punya perasaan, mereka mingkin sekarang lagi dalam keadaan emosi atau kecewa dengan tim," ungkap David da Silva seusai laga Persebaya vs Persipura. Justru kata David dengan adanya aksi tersebut, Persebaya Surabaya sebagai tim harus bertanggung jawab. Para punggawa Green Force harus bisa merebut kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan suporter. "Mereka harus kembali perform, kembali menang dan suporter ...

Senin David Da Silva Mulai Latihan

Image
Kemenangan Persebaya Surabaya atas tamunya Persipura Jayapura pada lanjutan Shopee Liga 1 2019 disaksikan langsung oleh David da Silva. David yang direkrut kembali oleh Persebaya duduk di bangku VVIP Gelora Bung Tomo. Seusai laga pemain asal Brazil ini menemui media dan melakukan wawancara singkat di area mixed.zone. David yang didampingi agennya Antonio Telez menjawab beberapa pertanyaan media yang diterjemahkan oleh Telez. "Saya senang kembali ke sini saya rindu stadion ini, dan saya harap saya bisa cepat bermain bersama tim," David menjawab pertanyaan tentang kedatangan pertama ke stadion. Sejak diumumkan di kontrak kembali bulan Juni lalu, David belum sekalipun mengikuti latihan tim. Menurut David ia akan mulai latihan kembali bersama tim saat latihan perdana seusai laga melawan Persipura. Persebaya sendiri akan libur latihan dua hari. Tim akan berlatih kembali hari senin (5/8/19) untuk persiapan menghadapi Madura United. "Saat ini kondisi saya sudah 100 persen,...

Aksi Boikot Bonek

Image
Laga Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 diwarnai aksi boikot suporter Persebaya. Tribune utara Stadion Gelora Bung Tomo mendadak kosong. Laga lanjutan pekan ke-12 yang di gelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (2/8/2019) malam. Suporter tribun utara mengosongkan diri pada menit ke-10 babak pertama. Suporter tribun utara yang sebelumnya hadir dan menyanyikan yel-yel, kompak meninggalkan stadion. Suporter pergi sembari meninggalkan sejumlah sepanduk yang berisi ungkapan protes. Salah satunya, dengan bertuliskan 'Gaji nomer 1 prestasi lali' dan 'Butuh Menang Gak Butuh Alasan' serta 'Evaluasi'. Sementara itu, salah satu pentolan suporter Green North, penghuni tribun utara Capo Ipul saat dikonfirmasi terkait aksi boiko suporter pihaknya tengah berada di luar kota. "Saya di Semarang mas, coba ke Cak Cong saja," balas Capo Ipul dalam pesan whatsapp nya. Stadion Gelora Bung Tomo yang berkapasitas 55 ribu...

Mantan Ketua PSSI Divonis 1 Tahun Penjara

Image
Mantan ketua umum PSSI Joko Driyono divonis 1 tahun 6 bulan penjara terkait kasus perusakan garis polisi dan pengambilan barang bukti. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kartim Haeruddin, membacakan vonis tersebut pada Selasa (23/7/19) siang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. "Ketua Majelis telah mendengar pembacaan dakwaan JPU 24 April dan telah mendengar saksi dan terdakwa di persidangan. Memperhatikan surat dan barang bukti di persidangan. Menimbang, tuntutan JPU tersebut, terdakwa dan penasihat hukum telah membuat pleidoi yang pokoknya memohon terdakwa dibebaskan seluruh dakwaan. " " Menjatuhkan hukuman dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan. Terdakwa tetap ditahan di rumah tahanan negara. Membebankan terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 5000, " demikian pernyataan hakim ketua. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mengajukan tuntutan 2 tahun 6 bulan penjara kepada terdakwa yang akrab di sapa...

Djanur Menkritisi Kepemimpinan Wasit

Image
Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman mengkritisi kepemimpinan wasit pada laga kontra Persebaya Surabaya vs Tira Persikabo. Sebab, ada sejumlah keputusan yang dinilai merugikan timnya. Persebaya Surabaya bermain imbang kontra Tira Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (21/7/19) malam. Laga yang disiarkan langsung Indosiar itu berakhir dengan skor imbang 1-1. "Tadi kami sedikit kecewa karena menurut pemain ada dua kali handsball di dalam kotak pinalti," ungkap Djanur usai laga. Dari dua kali handsball tersebut, seharusnya Persebaya Surabaya dihadiahi pinalti. Sehingga pelatih asal Majalengka itu sedikit kecewa dengan kepemimpinan wasit. " Bukan minta diuntungkan, tapi kalau kejadiannya seperti itu, main dikandang sendiri, tidak mau wasit memberi pinalti kepada kami, padahal jelas-jelas kami tidak mengada-ngada," tegasnya. Laga Persebaya Surabaya vs Tira Persikabo pada pekan ke-10 Shopee Liga 1 2019 dipimpin wasit asal Jawa Barat, Yu...

Padamnya Lampu Stadion GBT

Image
Pertandingan pekan ke sepuluh Shopee Liga 1, Persebaya Surabaya kontra Tira Persikabo pada hari Minggu (20/7/19) malam diwarnai dengan insiden lampu stadion yang padam. Sehingga laga dihentikan sementara menit memasuki 67 menit. Sebenarnya masih ada beberapa lampu yang menyala, tetapi pencahayaan di lapangan tidak maksimal. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya tersebut dihentikan selama 13 menit. Insiden mati lampu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya terjadi ketika pertahanan Persebaya sedang digempur oleh pasukan Tira Persikabo. Sehingga langsung memantik reaksi dari suporter. "Lampune sabotase, lampune sabotase (lampunya di sabotase lampunya di sabotase)," teriak suporter dari tribun utara. Namun selain meneriakkan protes atas padamnya lampu stadion Bonek memanfaatkan cahaya ponsel sebagai penerangan,sehingga pemandangan di tribun tampak begitu indah. 

Empat Suporter Raja Denda Di Indonesia

Image
Suporter klub Indonesia masih banyak yang melakukan pelanggaran regulasi dengan menyalakan flare, petasan, smoke bomb, melempar botol ke lapangan maupun rusuh di stadion. Berikut empat suporter yang paling banyak melakukan pelanggaran yang berakibat denda bagi klubnya di Liga 1. 1. Suporter Persebaya. Sudah 3X suporter Persebaya mendapatkan denda dengan total 400 juta. Bonek paling sering melakukan flare dan smoke bomb. 2. Suporter Arema. Aremania sudah 3X mendapatkan sangsi denda dengan total 275 juta akibat pelanggaran penyalaan flare, petasan dan juga terlibat kerusuhan. 3. Suporter Bali United. Suporter Bali United sudah 2X mendapatkan denda namun nilainya cukup besar yaitu 230 juta akibat dari penyalaan flare dan pelemparan botol. 4. Suporter Persib. Bobotoh juga sudah 3X melakukan pelanggaran dengan denda sebesar 225 juta akibat pelanggaran dari pelemparan botol dan penyalaan flare. 

Pengajuan Izin Ditolak Persebaya Belum Bisa Gunakan Gelora 10 November

Image
Persebaya Surabaya belum bisa menggunakan Stadion Gelora 10 November sebagai tempat latihan. Sebab, Persebaya Surabaya tersebut belum mendapatkan izin menggunakan stadion milik Pemkot Surabaya tersebut. Menurut manager Persebaya, Chandra Wahyudi, pihaknya mengajukan surat izin ke Dinas Pemuda dan Olahraga kota Surabaya pada tanggal 16 Juli 2019. Mereka menindaklanjuti hasil rapat dengar pendapat dengan anggota DPRD. Dua hari setelah surat itu dilayangkan, managemen Persebaya Surabaya mendapat jawaban dari Dispora. Isinya agar surat tersebut ditindaklanjuti ke Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) di Siola. "Terus kemudian hari ini kita tanyakan ke UPTSA dan tidak bisa karena masih direnovasi," ungkap Candra Wahyudi. Dikatakan Candra manager asal Bojonegoro tersebut, Stadion Gelora 10 November baru bisa digunakan pada bulan Oktober. Karena menurut informasi yang diterima managemen, proses renovasi baru rampung pada bulan Oktober. 

Harga Tiket Final Persija VS PSM Makasar

Image
Pihak panitia pelaksana pertandingan Persija Jakarta telah merilis harga tiket untuk final leg pertama Kratingdaeng Piala Indonesia 2018/2019 melawan PSM Makasar, Minggu 21 Juli 2019. Ketua panpel Persija Jakarta, Haen Rahmawan mengatakan pihaknya menyediakan 68.250 lembar tiket. Untuk distribusi dan mekanisme pembelian tiketnya, Haen menjelaskan ada dua cara. Pertama melalui korwil Jakmania untuk kategori 2 dan 3 dimana harganya disesuaikan dengan kebijakan korwil dan sisanya yakni kategori VVIP, VIP dan kategori 1 melalui online. Kami menyediakan tiket berbayar 68.250. Untuk distribusi dan mekanisme pembelian tiketnya, Haen menjelaskan ada dua cara. Pertama melalui korwil Jakmania untuk kategori 2 dan 3 dimana harganya disesuaikan dengan kebijakan korwil dan sisanya yakni kategori VVIP, VIP dan kategori 1 melalui online. "Kami menyediakan tiket berbayar 68.250. Untuk kategori VVIP, VIP dan kategori 1 dapat dibeli online. Sedangkan kategori 2 dan 3 hanya dapat diperoleh di...

Oktavio Dutra Resmi Naturalisasi

Image
Manager Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, mengatakan proses Naturalisasi salah satu pemainnya, Oktavio Dutra, bakal selesai. Disaat ini tengah menunggu proses tersebut disahkan. "Prosesnya mendekati akhir sekarang kita tunggu saja," ujar Candra Wahyudi kepada indosport pada Jumat 12 Juli 2019. Tanda-tanda proses naturalisasi Oktavio Dutra itu bakal segera selesai juga bisa dilihat dari pertanyaan yang kerap kali dilempar oleh Candra. Pertanyaan itu seputar syarat naturalisasi," Sudah hafal Pancasila belom?," tanya Candra ketika bertemu Dutra usai berlatih. Mendengar pertanyaan ini, Dutra pun tampak tersenyum malu dan menjawab bisa dengan malu pula. Lanjut manager asal Bojonegoro itu. Dia berharap proses naturalisasi Dutra segera selesai. Candra berharap proses naturalisasi itu bisa terlaksana tahun ini. "Mudah-mudahan sebelum putaran kedua Shopee Liga 1 2019. Singkat mengenai Dutra yang sempat harus bermain dengan wajah memakai masker itu. Jika sudah ...