Posts

Kesempatan Terakhir Lizio

Image
Putaran pertama tinggal menyisakan 1 pertandingan.  Persebaya akan bertandang ke markas Bhayangkara FC. Persebaya menutup paruh musim dengan posisi yang tidak seberapa bagus. Berkutat di papan tengah akibat banyak sekali hasil imbang di kandang. Evaluasi besar-besaran di siapkan managemen Persebaya. Amido Balde telah resmi meninggalkan tim dengan David da Silva sebagai penggantinya. Pemain lain pun tak luput dari evaluasi terutama pemain asing. Sudah ada satu pemain asing baru, Aryn Williams, entah siapa yang bakal diganti. Yang pasti Lizio dan Jalilov harus bersiap. Laga melawan Bhayangkara FC ibarat "penghakiman" bagi Lizio. Rumor masuknya Bruno Matos dari Persija jelas memberi tekanan bagi Lizio. Meskipun tidak bisa dipungkiri Lizio pemain yang bagus tapi dia tidak bisa mengangkat performa tim. Lizio seperti asyik bermain sendiri. Laga melawan Bhayangkara FC akan menunjukkan bila dia masih belum bisa bermain secara tim, pintu keluar akan terbuka lebar.

Amido Balde Dikabarkan Meninggalkan Persebaya

Image
Minim menit bermain membuat Amido Balde dikabarkan bakal meninggalkan Persebaya. Agen Balde Mathieu mengaku sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah klub Liga 1 yang menyatakan minatnya pada Amido Balde. "Sudah ada yang berminat memakai jasa Balde pada putaran kedua nanti. Tapi, saya akan menyelesaikan urusanya dulu di Persebaya," ujar Mathieu kepada bola. Com, Selasa (28/8/19). Mathieu sekarang sedang berada di Surabaya untuk mengurus persoalan kliennya itu. Penampilan Balde sejatinya di Persebaya tidak terlalu jelek-jelek amat. Dari sembilan kali penampilannya di Liga 1 musim ini, Balde mencetak lima gol. Termasuk hattrick ke gawang Persib Bandung. Balde juga menjadi top score bersama Zulham Zamrun di Piala Indonesia 2018. Peluang Balde makin mengecil setelah managemen Persebaya kembali mendapatkan tanda tangan David da Silva, top score Bajul Ijo musim lalu. Menurut Mathieu, sejatinya managemen Persebaya tetap berkomitmen dengan perjanjian kontraknya dengan Balde. ...

Piala Dunia U-20 2021 Di Surabaya

Image
Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya milik Pemkot Surabaya disiapkan PSSI sebagai salah satu venue Piala Dunia Sepak Bola U-20 2021. Seperti diketahui pemerintah Indonesia dalam hal ini PSSI akan ikut bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan digelar pada 2021 mendatang. PSSI sudah memutuskan 10 stadion termasuk GBT akan menjadi venues. "Untuk Surabaya dan Palembang adalah permintaan Presiden Jokowi, karena itu kami hari ini membawa mandat dari PSSI pusat menghadap Bu Risma untuk minta persetujuan sebagai host city. Dan Alhamdulillah Bu Risma langsung menyetujuinya,"jelas sketariat PSSI Jatim, Amir Burhanuddin, usai bertemu dengan walikota, Tri Rismaharini. Selain Surabaya, juga ada Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Patriot Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Stadion Mandala Krida, Pakan Sari, Manahan Solo, Jakabaring Palembang, Stadion I Wayan Gipta, Si Jalak Harupat Bandung. Menanggapi keinginan dari Presiden Jokowi ini, Bu Risma menyambut dengan ant...

Supriadi Adalah Pemain Masa Depan

Image
Dalam usia belia, Supriadi sudah menorehkan raihan istimewa di level Tim Nasional Indonesia U-18. Usianya yang baru 17 tahun membuatnya menjadi harapan cerah sebagai winger dan attacking midfielder buat official Persebaya. Supriadi memiliki kelebihan dalam hal kecepatan, dribling, crossing, dan determinasi yang tinggi. Karakternya sebagai asli arek Suroboyo , menunjukkan keberanian dan pantang menyerah saat bermain. Tentu saja frase "ngosek dan ngeyel" nya begitu melekat dalam karakter permainan arek Rungkut ini. Walau belum pernah bermain di tim senior Persebaya, mau tidak mau, Supriadi memang dipersiapkan untuk masa depan. Skill dan pengalamannya akan semakin terasah jika nantinya Alfred Riedl memberinya kesempatan memperebutkan posisi winger dan bersaing dengan seniornya semacam Irfan Jaya, Osvaldo Haay dan Oktavianus Fernando di tim senior. Alfred Riedl sendiri terkenal mempunyai track record bagus dalam menangani pemain muda. Maka Supriyadi layak diperhitungkan dan ha...

Kitorang Sedulur

Image
Laga Persebaya kontra Persija menjadi ajang Bonek untuk berkreatifitas. Seluruh tribun menampilkan koreo raksasa masing-masing. Koreo Tribun Timur misalnya, mengusung tema persatuan dengan tulisan raksasa "KITORANG SEDULUR". Pesan itu sangat pas dengan insiden yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. Yang memantik memanasnya kondisi di Papua. Pesan persaudaraan itu diapresiasi tim Persebaya. "Saya berterima kasih kepada teman-teman Bonek atas pesan persaudaraan yang tadi ditampilkan melalui koreo," kata kapten Persebaya Ruben Sanadi yang merupakan putra Papua. "Saya sebagai pemain asal Papua, bekerja disini, akan semaksimal mungkin berjuang untuk kesuksesan Persebaya," lanjutnya. Persebaya memang salah satu contoh Bhineka Tunggal Ika. Diskuad Bajol Ijo ada Arek Suroboyo, pemain asal Aceh, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan daerah-daerah lain di Indonesia. Semua bahu membahu untuk kebesaran Persebaya. Klub internal Persebaya pun mencadi cerminan keb...

Coret Johan Alfarizi, Timnas Panggil Tiga Pemain Baru

Image
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy mencoret bek Arema FC, Johan Alfarizi dari skuad Timnas untuk pemusatan latihan (TC) jelang putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022. Alfarizi menyusul Rizky Pora dan Awan Setho Raharjo yang telah lebih dulu keluar dari Timnas Indonesia. Cedera telah membuat pemain berusia 29 tahun itu gagal berseragam skuad Garuda. Sebagai penggantinya, Simon memanggil bek Persebaya Surabaya, Ruben Sanadi. Selain itu pelatih asal Skotlandia ini juga menyertakan dua pemain baru yang berstatus undangan. Simon membawa penyerang Timnas Indonesia U-19, Amirudin Bagus Kahfi dan gelandang Timnas Indonesia U-22, Hanif Sjahbandi untuk berlatih bersama seniornya di Timnas Indonesia. "Kami mengganti Alfarizi dengan Ruben. Selain itu, ada Amirudin Bagus Kahfi dan Hanif sjahbandi yang kami undang untuk ikut latihan bersama Timnas Indonesia Senior," ujar Simon. "Bagus Kahfi kami beri kesempatan berlatih bersama Timnas Indonesia senior sebagai bentuk a...

Persija Kapok Main Di Stadion Madya

Image
Persija Jakarta memang berhasil kembali meraih kemenangan di kancah Shopee Liga 1 2019. Menjamu Kalteng Putra, di Stadion Madya, Senayan, Selasa (20/8/19) kemarin, Persija berhasil menang 3-0. Kemenangan ini memutus hasil lima laga terakhir tanpa kemenangan. Namun, dibalik sorak sorai gembira, Persija ternyata mengalami rugi besar. Ya, Persija Jakarta ternyata mengalami rugi besar dalam laga tersebut. Rugi disini karena Persija harus merogoh kocek lebih dalam untuk menyewa Stadion Madya. Apalagi, dilaga kemarin Jakmania yang hadir hanya sekitar 4000 orang. "Tentu kita rugi besar bermain di Stadion Madya, karena di sini lebih mahal tiga kali lipat dari Stadion Patriot Bekasi dan Stadion Wibawa Mukti Cikarang," kata CEO Persija, Ferry Paulus. Memang Ferry menjelaskan bahwa Stadion Madya tidak masuk dalam opsi alternatif Persija selain Stadion GBK sebagai markas utama. Baginya, bermain di Stadion Madya kemarin memang karena faktor terpaksa. "Ini buat pembelajaran kita....